Materi Bahasa Indonesia kelas VIII
Oleh:
Zunaidatun Nafsiyah, M.Pd
Kd 3.2 Menelaah
struktur dan kebahasaan teks berita (Membanggakan dan memotivasi) yang didengar
dan dibaca
Kd 4.2
Menyajikan data dan informasi dalam bentuk berita secara lisan dan tulis dengan
memperhatikan struktur, kebahasaan, atau aspek lisan (lafal, intonasi, mimik,
dan kinestik)
Struktur Teks
Berita
Struktur adalah sesuatu yang dibangun dengan pola-pola tertentu.
Berikut ini akan dijelaskan mngenai struktur yang terdapat di ddalam teks
berita.
1) Orientasi berita (kepala berita).
Orientasi berita merupakan pembuka tentang peristiwa yang akan
dibicarakan.
2) Peristiwa (tubuh berita).
Peristiwa merupakan tahap inti dari berita. Pada bagian ini berita
dinarasikan dengan sedemikian rupa.
3) Sumber berita (ekor berita).
Sumber berita
meupakan bagian teks yang berisi mengenai asal didapatnya informasi yang
diberitakan. Sumber berita biasanya terletak di akhir teks berita, tapi tidak
jarang pula ia bisa terletak di dalam brita itu sendiri.
Di
samping memiliki struktur, berita dibentuk oleh kaidah-kaidah seperti berikut. Informasi
yang disajikan bersifat actual dan terbuka untuk umum. Agar mudah dipahami oleh
semua orang (umum)/ bahasa-bahasa yang bersifat popular maupun yan kedarhan
akan dihindari oleh media-media nasional.
Ciri
kebahasaan yang menjadi karakterstik teks berita adalah sebagai berikut.
1)
Menggunakan
bahasa baku. Bahasa baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah kebahasaan.
2)
Menggunakan
kalimat langsung sebagai varian dari kalimat tidak langsungnya.
Contoh:
|
Kalimat
tidak langsung
|
Kalimat
langsung
|
|
Menurut wali
murid, sekolah online saat ini sangat tidak efektif. Karena anak jadi
seenaknya dalam belajar dan tidak disiplin waktu.
|
“Anak-anak
jaman sekarang nggak bisa disiplin waktu. Mengerjakan tugas sekolah seenaknya,
bangun tidur pun seenaknya. Alasannya karena tidak sekolah” tutur salah satu
wali murid yang sedang melaksanakan sekolah online.
|
3)
Menggunkan
konjugsi bahwa yang berfungsi seagai penerang kata yang diikutinya.
Contoh: sejumlah staf PLN Gresik mengatakan bahwa kepala
PLN Gresik sudah pulang.
4)
Menggunkan
kata kerja mental, seperti mengatakan, menyebutkan, menjelaskan, memikirkan,
mengutarakan, membantah, mengkritik, menolak, dan berkelik.
Contoh: Warga Peganden pun menyambut hujan ini dengan
bahagia. Ada kelegaan tersendiri bagi mereka setelah terik matahari
berhari-hari begitu menyengat.
5)
Menggunakan
fungsi keterangan waktu dan tempat sebagai konsekuensi dari perlunya
kelengkapan suatu berita yang mencakup unsur kapan (when) dan di mana
(where).
Contoh: sekitar pukul 12.45 WIB Sabtu (08/08/2020), langit Gresik tampak
mendung.
6)
Menggunakan
konjungsi yang bermakna kronologis (temporal) atau penjumlahan. Seperti kemudian,
sejak, setelah, awalnya, akhirnya.
Contoh: sekitar pukul 12.45 WIB, Sabtu (08/08/2020), langit tampak
mendung. Tak lama kemudian hujan yang diharapkan semua masyarakat
akhirnya turun.
Jenis-Jenis
Berita
Menuru (Romli, 2014 : 11-12)
jenis-jenis berita yang dikenal dalam dunia jurnalistik antara lain adalah
sebagai berikut:
- Straight
News (berita
langsung)
Berita apa adanya, ditulis secara singkat, langsung dan lugas. Sebagian besar halaman depan surat kabar atau yang menjadi berita utama (headline) biasanya adalah berita jenis ini. - Depth News
(berita mendalam)
Merupakan berita yang dikembangkan dengan pendalaman mengenai hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan (dikupas secara mendalam). - Investigation
News (berita investigasi)
merupakan berita yang dikembangkan berdasarkan penyelidikan dan penelitian dari berbagai sumber yang dapat menjadi sumber berita. - Interpretative
News (berita interpretatif)
Berita yang dikembangkan melalui pendapat atau penilaian dari wartawan yang melaporkan, namun tetap berdasarkan fakta yang ditemukan. - Opinion
News (Berita Opini)
Berita mengenai pendapat seseorang, biasanya pendapat para ahli, pejabat, cendekiawan mengenai suatu hal, peristiwa, kondisi keilmuan, dan sebagainya.
Langkah Menulis Teks Berita (Penyampaian
Berita)
Menulis berita berarti
harus mampu mendapatkan sumber berita yang kuat, kemudian menceritakannya
kembali sejelas dan seakurat mungkin. Berita harus disampaikan apa adanya,
tidak lebih dan tidak kurang. Berikut adalah langkah-langkah penyampaian
berita.
- Menentukan
sumber berita
Berupa peristiwa yang penting (menyangkut kepentingan orang banyak) atau menarik dan actual. - Mendatangi
sumber berita
Berarti mengamati (observasi langsung) dan menanyai (mewawancara) orang-orang yang berhubungan dengan peristiwa atau kejadian yang ingin diliput dan dilaporkan. - Mengumpulkan
dan mencatat fakta-fakta
Fakta yang dikumpulkan dan dicatat harus berpatokan pada unsur teks berita dengan 5W+1H secara lengkap dan tepat dari segi sumber berita. - Mengembangkan
catatan fakta menjadi sebuah teks berita yang utuh
Berarti menyusun berbagai fakta tersebut menjadi berita yang disajikan mulai dari bagian yang penting ke yang kurang penting sesuai dengan struktur berita (Kemdikbud, 2017, hlm.20).
Penyuntingan
Teks Berita
Kalau masih ditemukan beberapa kekeliruan dari berita
yang kamu buat itu wajar. Masih ada satu tahap lagi yang harus kamu lalui
sebelum berita itu dipublikasikan, yakni penyuntingan. Aspek-aspek yang harus
diperhatikan di dalam tahap ini sebagai berikut.
- Kebenaran
isi berita, yang
ditunjang oleh keakuratan fakta-faktanya.
- Kelengkapan
isi berita, yang
ditandai oleh hadirnya komponenkomponen berita yang terangkum dalam rumus
ADIKSIMBA.
- Struktur
penyusunan berita, yang dimulai dari bagian yang penting ke bagian yang kurang
penting.
- Penggunaan
bahasa, yang
terkait dengan keefektifan kalimat, kebakuan kata, dan ketepatan ejaan dan
tanda bacanya (Kemdikbud, 2017, hlm.22).
Nama=N.Aisyatur rohmah
BalasHapusKls=8B
No abs= 15
Nama: rosailul Hidayatus Sania
BalasHapusKelas:8b
No.absen:20
Nama:REZA ADHITYA ALFANSYAH
BalasHapusKELAS:8B
NOABSEN:18
NAMA=ZIDNI NURIN NAFILAH
BalasHapusKELAS=VIII(DELAPAN)A
NO=31
NAMA:RADIANO RAVLY BEVEN PUTRA
BalasHapusKLS:8A
NO:28
Nama:RAHMAD SETIADI
BalasHapuskls :8B
No. :17
Materinya lengkap dan isyaAllah mudah dipahami
BalasHapusNama:Muh Rofi'ur Rahman Arif
BalasHapusKelas:8B
No:14
Nama:Putri Jihara Nashcha
BalasHapusKelas:8A
No:27
Materinya lengkap sangat lengkap ingsallah aku pahami
BalasHapusNama : syafa isna az-zahra
BalasHapusKls : 8A
No : 29
Nama : Naufal Muflih Ardian Ramadhan
BalasHapusKls : 8 A
No : 23
Nama : Abdul Ghani
BalasHapusKls : 8 B
No. : 01
Nama : chulufi'ah churin ramadhani
BalasHapusNo.absen : 08
Kelas : 8a
Nama:chulufi'ah churin ramadhani
BalasHapusNo.absen:08
kelas:8a
Nama:afina akmaliyyah
BalasHapusno.absen:03
kelas:8A
Nama:ifazul Faiza siwana
BalasHapusNo.absen:15
Kelas:8a
Nama:RISMA PUJI LESTARI
BalasHapusNo.Absen:19
Kelas:8B
Nama:ahmad miftahul muhsin
BalasHapusNo:04
Kls:8b
Nama:Maulana Alfian Harun Al Rasyid
BalasHapusNo.Absen:15
Kelas:8A
Nama:M arifin ilham
BalasHapusNo absen:11
Kelas:8b
Nama: Misbahul romadhon
BalasHapusNo absen:10
Kelas:8b
Nama:Itsna8ni jannatun nisa'
BalasHapusNomer:12
Kelas:8a
Nama:ismi Khoirun Nisa`
BalasHapusNo absen:7
Kls:8b
Nama:ismi Khoirun Nisa`
BalasHapusNo absen:7
Kls:8b
Nama:Dinda Mayang Sari
BalasHapusNo absen:5
Kelas:8b
Nama:Ahmad Rizqi Ainur Rohman
BalasHapusKela:8A
No:5
Nama=muhammad alif umron
BalasHapusKls=8A
No=19